Lifestyle 14 Jun 2025, 05:36

Tren Dekorasi Rumah Minimalis dengan Sentuhan Lokal Kembali Digemari

Solo Jadi Kota Masa Depan, Grab, Emtek, dan Bukalapak Sasar Ribuan UMKM Solo, Jawa Tengah – Grab, Emtek, dan Bukalapak melanjutkan program Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan) di Solo,...

Solo Jadi Kota Masa Depan, Grab, Emtek, dan Bukalapak Sasar Ribuan UMKM

Solo, Jawa Tengah – Grab, Emtek, dan Bukalapak melanjutkan program Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan) di Solo, Jawa Tengah, setelah sukses meluncurkan program perdana di Kupang pada Oktober lalu. Program ini menargetkan lebih dari 1.500 pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Solo untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan melalui platform digital.

Para pelaku UMKM yang bergabung dalam program ini diharapkan dapat menjangkau jutaan konsumen Grab dan Bukalapak di seluruh Indonesia, serta membuka peluang pendapatan baru dengan memiliki toko digital.

Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menyambut baik kolaborasi tiga perusahaan digital tersebut. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas para pelaku UMKM Solo dalam memanfaatkan teknologi untuk menghadapi tantangan saat ini.

"Saya mengajak para pelaku UMKM Solo yang belum tergabung dalam ekosistem digital, ayo segera manfaatkan fasilitas ini agar bersama kita dapat maju dalam memperkenalkan dan memasarkan produk lokal Solo," ujar Gibran.

Menurut Gibran, percepatan digitalisasi yang dihadirkan Grab, Emtek, dan Bukalapak ini turut membantu pemerintah daerah dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, mengatakan bahwa melalui program #KotaMasaDepan ini, Grab bersama Emtek dan Bukalapak membuka pintu kerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta untuk mengawal Solo menjadi Smart City. Program ini memberikan pendampingan dan pelatihan agar UMKM menjadi lebih kompetitif serta menciptakan lapangan pekerjaan baru.

"Semoga upaya kami membantu UMKM khususnya yang berada di kota-kota kecil ini dapat membantu pemerintah mencapai target digitalisasi 30 juta UMKM pada tahun 2024, serta mempercepat upaya pemulihan ekonomi bangsa," kata Ridzki.

Kota Masa Depan merupakan sebuah program akselerator ekstensif yang menargetkan 10.000 UMKM, diselenggarakan secara bertahap hingga kuartal kedua 2022 di Kupang, Solo, Gowa, Malang, Pekanbaru. Program ini berfokus pada tiga prioritas, yakni vaksinasi, adopsi platform digital (onboarding ke aplikasi Grab dan Bukalapak), serta pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan usaha melalui teknologi digital.

Program #KotaMasaDepan Solo mencakup lebih dari 1.500 pelaku UMKM di Solo yang mengikuti onboarding program ke platform Grab dan Bukalapak. Program ini juga memberikan promosi dan potongan harga di ekosistem Grab dan Bukalapak.

Nantinya, 54 UMKM yang terpilih akan mengikuti program akselerator dalam mengelola bisnis yang dimentori oleh Bukalapak dan Grab. Tiga UMKM terbaik akan mendapatkan publikasi melalui jaringan media Emtek.

Managing Director PT Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) Tbk, Sutanto Hartono, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen dalam mendukung pengembangan sektor UMKM di Indonesia. Dengan berkolaborasi bersama Grab dan Bukalapak, diharapkan program ini dapat memberikan peluang dan daya saing bagi UMKM lokal di era digitalisasi yang berkembang begitu cepat.

"Dengan tekad yang sama untuk membuat kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia menjadi lebih baik melalui teknologi, kami yakin kita bisa membangkitkan roda perekonomian lokal yang nantinya akan memberikan kontribusi bagi perekonomian Indonesia," ujar Sutanto.

Direktur Utama PT Bukalapak.com Tbk, Rachmat Kaimuddin, menyampaikan bahwa setelah lebih dari satu dekade hadir di Indonesia, Bukalapak berkomitmen untuk terus mendukung UMKM naik kelas dengan menciptakan akses terhadap ekonomi yang adil, yakni melalui ekosistem digital, baik di online maupun offline.

"Kami harap program ini dapat menjadi langkah yang baik dalam mengakselerasi digitalisasi UMKM di Kota Solo, dan juga kota-kota lainnya di Indonesia," kata Rachmat.

Peluncuran GrabKitchen dan Motor Listrik

Bersamaan dengan hadirnya #KotaMasaDepan di Solo, Grab juga meluncurkan GrabKitchen di Pasar Gede, yakni sebuah konsep cloud kitchen yang menyatukan UMKM kuliner dalam sebuah fasilitas pusat untuk menjangkau pasar di wilayah-wilayah tertentu.

Ridzki menjelaskan, GrabKitchen memanfaatkan data untuk mengidentifikasi dan memetakan kesenjangan permintaan pelanggan untuk menjangkau lebih banyak konsumen melalui GrabFood. Sehingga UMKM kuliner dikenal lebih luas oleh masyarakat dan dapat meningkatkan peluang penjualan.

Selain itu, Grab juga mengembangkan ekosistem kendaraan listrik melalui komitmen #LangkahHijau di Indonesia yang dilakukan sejak 2019. Grab membantu Pemkot Surakarta untuk mengembangkan Solo Smart City dengan memanfaatkan teknologi Grab yang inklusif melalui kendaraan listrik dalam mengurangi emisi karbon.

Pada kesempatan yang sama, Grab dan Pemkot Surakarta juga melakukan serah terima sebanyak 400 unit motor listrik untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Motor listrik ini diperuntukkan bagi para mitra pengemudi GrabBike dan mitra pengantaran Grab di Solo.

Dengan program Kota Masa Depan ini, diharapkan UMKM di Solo dapat semakin berkembang dan berdaya saing di era digital. Dukungan dari Grab, Emtek, dan Bukalapak diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

Sumber: cnnindonesia.com