Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Game Pokemon Indonesia Pertama Diluncurkan, Nadiem Paparkan Dampak Merdeka Belajar
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Game Pokemon Indonesia Pertama Diluncurkan, Nadiem Paparkan Dampak Merdeka Belajar TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita teknologi teratas hari ini meliputi peluncuran game Poke...
Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Game Pokemon Indonesia Pertama Diluncurkan, Nadiem Paparkan Dampak Merdeka Belajar
TEMPO.CO, Jakarta - Tiga berita teknologi teratas hari ini meliputi peluncuran game Pokemon edisi Indonesia pertama, pemaparan dampak program Merdeka Belajar oleh Menteri Nadiem Makarim, dan pelantikan dokter hewan baru di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Niantic, Inc., pengembang game Pokémon GO, bekerja sama dengan The Pokémon Company (TPC), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Garuda Indonesia, meluncurkan serangkaian kegiatan menarik dalam kolaborasi Pokémon Air Adventure. Salah satu acara utama adalah Pikachu’s Indonesia Journey, yang memperkenalkan Pokémon edisi Indonesia pertama, Pikachu berkemeja batik.
Selain itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, menyoroti dampak positif dari 26 episode Merdeka Belajar dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan Indonesia.
Sementara itu, Fakultas Kedokteran Hewan UGM melantik 230 dokter hewan baru, menambah jumlah total lulusan menjadi 6.215 orang.
1. Pikachu Berbatik Akan Hadir di Game Pokemon Indonesia Pertama
Penggemar Pokémon di Indonesia patut bergembira. Niantic, Inc., pengembang game Pokémon GO, bersama dengan The Pokémon Company (TPC), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Garuda Indonesia, mengumumkan kolaborasi Pokémon Air Adventure. Kolaborasi ini akan menghadirkan Pikachu’s Indonesia Journey, sebuah acara sinergi bertema Pokémon terbesar yang diadakan di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali, pada 2-3 Maret 2024.
Yang paling menarik, acara ini akan meluncurkan Pokémon edisi Indonesia pertama, yaitu Pikachu yang mengenakan kemeja batik. Langkah ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan domestik dan internasional, serta mempromosikan pariwisata Indonesia.
Refael Siregar, Emerging Markets Head of APAC Niantic, Inc., menyatakan bahwa sinergi ini bertujuan untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata Indonesia. Sektor ini sedang dalam masa pemulihan pasca pandemi COVID-19, dengan data BPS menunjukkan peningkatan signifikan pada jumlah turis mancanegara (124,30 persen) dan wisatawan domestik (11,99 persen) dibandingkan tahun sebelumnya.
2. Nadiem Makarim Ungkap Dampak Positif 26 Episode Merdeka Belajar
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, memaparkan dampak positif dari 26 episode Merdeka Belajar yang telah diluncurkan. Ia menyatakan bahwa program-program ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan dan kebudayaan Indonesia.
"Kita telah bekerja sangat keras dan saya yakin kita semua ingin gerakan ini terus memberikan dampak dan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia," kata Nadiem dalam Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Kemendikbudristek, Jumat, 12 Januari 2024.
Nadiem menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka telah membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan mengasah pemikiran kritis bagi anak-anak Indonesia dari tingkat PAUD hingga SMA. Selain itu, hampir 1 juta mahasiswa telah mendapatkan pengalaman berharga di luar kampus melalui program Kampus Merdeka. Ia juga menyoroti peningkatan kesejahteraan hampir 1 juta guru honorer yang lolos seleksi ASN PPPK.
3. UGM Tambah 230 Dokter Hewan Baru, Jumlah Lulusan Capai 6.215 Orang
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) melantik 230 dokter hewan baru pada Kamis, 11 Januari 2024, di Grha Sabha Pramana UGM. Dari jumlah tersebut, 181 adalah wanita dan 49 pria. Dengan pelantikan ini, jumlah total dokter hewan yang telah diluluskan oleh FKH UGM mencapai 6.215 orang.
Teguh Budipitojo, Dekan FKH UGM, menyampaikan bahwa lama studi rata-rata dokter hewan baru adalah lima tahun, delapan bulan, dan 11 hari. Lulusan tercepat menyelesaikan studi dalam 5,5 tahun, sementara lulusan terlama membutuhkan sembilan tahun empat bulan. Andria Meidina menjadi lulusan termuda pada usia 22 tahun 6 bulan 10 hari, dengan usia rata-rata lulusan 23 tahun tujuh bulan 14 hari.
Teguh mengungkapkan bahwa hampir separuh dari lulusan dokter hewan baru sudah bekerja. "Sekitar 50 persen yang diwisuda ini sudah bekerja dan setengahnya masih memilih mau bekerja di mana," jelasnya, seperti dilansir dari situs UGM.
Ia berpesan kepada para dokter hewan baru untuk menjaga nilai-nilai dan karakter dalam menjaga kesejahteraan hewan dan kesehatan manusia. Ia juga menyoroti perlunya standarisasi penyelenggaraan pendidikan tinggi kedokteran hewan di Indonesia untuk menjamin kualitas lulusan dokter hewan.
Dengan inovasi di dunia game, dampak positif program pendidikan, dan penambahan tenaga ahli di bidang kesehatan hewan, Indonesia terus bergerak maju di berbagai sektor.
Sumber: tempo.co