Game 20 Jun 2025, 10:57

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Game Pokemon Indonesia Pertama Diluncurkan, Nadiem Paparkan Dampak Merdeka Belajar

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Game Pokemon Indonesia Pertama Diluncurkan, Nadiem Paparkan Dampak Merdeka Belajar Jakarta, TEMPO.CO - Tiga berita terpopuler dari dunia teknologi hari ini meliputi pelunc...

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Game Pokemon Indonesia Pertama Diluncurkan, Nadiem Paparkan Dampak Merdeka Belajar

Jakarta, TEMPO.CO - Tiga berita terpopuler dari dunia teknologi hari ini meliputi peluncuran game Pokemon edisi Indonesia pertama, pemaparan Menteri Nadiem Makarim mengenai dampak program Merdeka Belajar, serta pelantikan ratusan dokter hewan baru oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pikachu Berbatik Hadir dalam Game Pokemon Indonesia Pertama

Penggemar Pokemon di Indonesia akan segera kedatangan edisi khusus Pikachu berkemeja batik. Niantic, Inc., pengembang game Pokemon GO, bekerja sama dengan The Pokemon Company (TPC), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), dan Garuda Indonesia, menghadirkan serangkaian acara menarik bertajuk Pokemon Air Adventure. Salah satu puncak acaranya adalah "Pikachu’s Indonesia Journey," yang akan memperkenalkan Pokemon edisi Indonesia pertama, Pikachu dengan balutan batik.

Acara "Pikachu’s Indonesia Journey" akan menjadi festival Pokemon terbesar yang pernah diadakan di Indonesia. Rencananya, acara ini akan berlangsung pada 2-3 Maret 2024 di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Bali.

Refael Siregar, Emerging Markets Head of APAC Niantic, Inc., mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong sektor pariwisata Indonesia dengan menarik minat wisatawan domestik dan internasional. "Sinergi ini bertujuan untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata Indonesia dengan menggaet minat wisatawan domestik dan internasional," ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi COVID-19. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan peningkatan signifikan pada jumlah turis mancanegara sebesar 124,30 persen dan wisatawan domestik sebesar 11,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Nadiem Makarim Ungkap Dampak Positif 26 Episode Merdeka Belajar

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, memaparkan dampak positif dari 26 episode program Merdeka Belajar yang telah diluncurkan. Menurutnya, program ini merupakan wujud nyata pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan dan kebudayaan Indonesia.

"Kita telah bekerja sangat keras dan saya yakin kita semua ingin gerakan ini terus memberikan dampak dan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia," kata Nadiem dalam Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Kemendikbudristek, Jumat, 12 Januari 2024.

Nadiem menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka telah membawa perubahan positif dalam proses pembelajaran. Siswa dari tingkat PAUD hingga SMA merasakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan dapat mengasah pemikiran kritis mereka.

Selain itu, program Kampus Merdeka juga memberikan pengalaman berharga di luar kampus bagi hampir 1 juta mahasiswa. Nadiem juga menyoroti peningkatan kesejahteraan hampir 1 juta guru honorer yang lolos seleksi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK).

UGM Lantik 230 Dokter Hewan Baru

Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) melantik 230 dokter hewan baru pada Kamis, 11 Januari 2024. Acara pelantikan berlangsung di Grha Sabha Pramana UGM. Dari jumlah tersebut, 181 orang adalah wanita dan 49 orang adalah pria. Dengan pelantikan ini, UGM telah meluluskan sebanyak 6.215 dokter hewan hingga saat ini.

Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Teguh Budipitojo, menjelaskan bahwa lama studi rata-rata dokter hewan baru adalah lima tahun delapan bulan 11 hari. Lulusan tercepat menyelesaikan studi dalam 5,5 tahun, sementara lulusan terlama membutuhkan waktu sembilan tahun empat bulan. Dokter hewan termuda yang dilantik adalah Andria Meidina, yang lulus pada usia 22 tahun 6 bulan 10 hari.

Teguh mengungkapkan bahwa hampir separuh dari lulusan dokter hewan baru telah memiliki pekerjaan. "Sekitar 50 persen yang diwisuda ini sudah bekerja dan setengahnya masih memilih mau bekerja dimana," jelasnya.

Dalam pesannya, Teguh mengingatkan para dokter hewan baru untuk selalu menjaga nilai-nilai dan karakter dalam menjalankan profesi mereka. Ia juga menyoroti perlunya standarisasi penyelenggaraan pendidikan tinggi kedokteran hewan di Indonesia untuk menjamin kualitas lulusan.

Sumber: tempo.co