Kesehatan 05 Jul 2025, 22:59

Tanggal 6 Juli 2025 Diperingati Sebagai Hari Apa? Cek di Sini

Tanggal 6 Juli Diperingati Sebagai Hari Zoonosis Sedunia: Momentum Kewaspadaan Penyakit dari Hewan JAKARTA, [Tanggal Hari Ini] – Setiap tanggal 6 Juli, dunia memperingati Hari Zoonosis Sedunia. Pering...

Tanggal 6 Juli Diperingati Sebagai Hari Zoonosis Sedunia: Momentum Kewaspadaan Penyakit dari Hewan

JAKARTA, [Tanggal Hari Ini] – Setiap tanggal 6 Juli, dunia memperingati Hari Zoonosis Sedunia. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan global terhadap bahaya penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Berbeda dengan peringatan lain yang bersifat emosional, Hari Zoonosis Sedunia membawa pesan edukasi mengenai risiko dan cara pencegahan penyakit yang bersumber dari hewan.

Asal Usul dan Makna Hari Zoonosis Sedunia

Istilah "zoonosis" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu zoon (hewan) dan nosos (penyakit), yang secara sederhana merujuk pada penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Tanggal 6 Juli dipilih sebagai Hari Zoonosis Sedunia untuk memperingati keberhasilan ilmuwan asal Prancis, Louis Pasteur, yang pada tanggal 6 Juli 1885 berhasil memberikan vaksin rabies pertama di dunia kepada seorang anak bernama Joseph Meister yang digigit anjing terinfeksi rabies. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam dunia medis modern dan membuka jalan bagi pengembangan vaksin untuk penyakit zoonotik lainnya.

Ancaman Penyakit Zoonosis di Era Modern

Hingga saat ini, penyakit zoonosis seperti rabies, flu burung, antraks, ebola, hingga COVID-19 tetap menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat global. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa sekitar 60% penyakit infeksius pada manusia berasal dari hewan, dan hampir 75% penyakit menular baru yang muncul dalam 30 tahun terakhir tergolong sebagai zoonosis. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dan upaya pencegahan penyakit zoonosis.

Pendekatan One Health: Kolaborasi untuk Kesehatan Bersama

Peringatan Hari Zoonosis Sedunia bukan hanya sekadar mengenang keberhasilan vaksinasi, tetapi juga mendorong kolaborasi global melalui pendekatan One Health, yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Pendekatan ini menekankan bahwa kesehatan manusia tidak dapat dipisahkan dari kesehatan hewan dan lingkungan, sehingga diperlukan kerjasama lintas sektor untuk mencegah dan mengendalikan penyakit zoonosis.

Refleksi Bagi Masyarakat Indonesia

Bagi masyarakat Indonesia, yang dikenal dengan budaya kekeluargaan dan kearifan lokal dalam menjaga hubungan dengan alam, peringatan Hari Zoonosis Sedunia dapat menjadi refleksi mendalam. Di satu sisi, zoonosis mengingatkan bahwa kelalaian dalam menjaga ekosistem dan memperlakukan hewan dengan tidak bijak dapat berujung pada bencana kesehatan global.

Peringatan ini juga dapat menjadi penggerak perilaku hidup sehat dan penuh kasih, tidak hanya terhadap sesama manusia, tetapi juga terhadap hewan dan lingkungan sekitar. Pakar kesehatan dan budaya sepakat bahwa peringatan seperti ini penting untuk terus disosialisasikan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan bersama.

Kesimpulan

Hari Zoonosis Sedunia adalah pengingat bahwa kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan saling terkait erat. Dengan meningkatkan kesadaran, mendorong kolaborasi, dan menerapkan pendekatan One Health, kita dapat mengurangi risiko penyakit zoonosis dan menciptakan dunia yang lebih sehat dan aman bagi semua. Peringatan ini mengajak kita semua untuk berperan aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperlakukan hewan dengan bijak, demi kesehatan dan kesejahteraan bersama.

Sumber: jambi.tribunnews.com