Pendidikan 24 Jun 2025, 23:01

Tanggal 24 Juni Memperingati Hari Apa? - KOMPAS.com

24 Juni: Hari Bidan Nasional dan Perayaan Inti Raymi di Peru JAKARTA, KOMPAS.com – Setiap tanggal 24 Juni, Indonesia memperingati Hari Bidan Nasional. Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada hari Sa...

24 Juni: Hari Bidan Nasional dan Perayaan Inti Raymi di Peru

JAKARTA, KOMPAS.com – Setiap tanggal 24 Juni, Indonesia memperingati Hari Bidan Nasional. Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada hari Sabtu (24/6/2023). Hari Bidan Nasional menjadi momentum penting untuk mengapresiasi peran krusial bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di seluruh pelosok negeri. Selain Hari Bidan Nasional, tanggal 24 Juni juga dirayakan sebagai Inti Raymi, sebuah festival budaya di Peru dan beberapa negara Amerika Selatan lainnya.

Hari Bidan Nasional: Penghargaan untuk Garda Depan Kesehatan Ibu dan Anak

Hari Bidan Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 24 Juni, bertepatan dengan hari lahirnya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) pada tahun 1951. IBI didirikan sebagai wadah bagi para bidan di seluruh Indonesia, dengan tokoh-tokoh seperti Selo Soemardjan, Fatimah, Sri Mulyani, Salikun, Sukaesih, Ipah, dan S. Margua yang berperan penting dalam mendirikan organisasi ini. Pada tanggal 15 Oktober 1954, IBI diakui secara resmi sebagai organisasi berbadan hukum oleh negara. Selain itu, IBI juga diakui sebagai anggota International Confederation of Midwives (ICM).

Bidan memegang peranan vital dalam setiap tahapan kehamilan dan kelahiran. Tugas mereka tidak hanya sebatas membantu persalinan, tetapi juga meliputi perlindungan dan perawatan ibu hamil sejak awal kehamilan. Dengan adanya Hari Bidan Nasional, diharapkan masyarakat semakin menyadari dan menghargai kontribusi bidan dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Inti Raymi: Festival Matahari Kuno di Peru dan Amerika Selatan

Selain Hari Bidan Nasional, tanggal 24 Juni juga diperingati sebagai Inti Raymi di Peru dan beberapa negara Amerika Selatan lainnya. Inti Raymi adalah festival budaya yang melibatkan ritual rekonstruksi sejarah, di mana masyarakat mengenakan pakaian tradisional Inca dan berkumpul di Kuil Matahari Cusco dan Plaza de Armas. Festival ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, termasuk tarian, teater, dan doa di Benteng Sacsayhuaman.

Inti Raymi pertama kali dirayakan oleh Kaisar Inca Pachacuti antara tahun 1412 dan 1430 untuk memperingati titik balik matahari musim dingin dan menghormati leluhur. Festival ini tidak hanya dirayakan di Peru, tetapi juga di Ekuador, Bolivia, Chili, Argentina Utara, dan Kolumbia.

Penutup

Tanggal 24 Juni menjadi hari yang istimewa dengan dua peringatan penting, yaitu Hari Bidan Nasional di Indonesia dan Inti Raymi di Peru dan beberapa negara Amerika Selatan. Hari Bidan Nasional adalah momentum untuk menghargai peran penting bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, sementara Inti Raymi adalah perayaan budaya yang kaya akan sejarah dan tradisi.

Sumber: nasional.kompas.com