Politik & Hukum 20 Jun 2025, 04:54

Tanggal 20 Mei Diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, Simak Sejarahnya Berikut Ini

Tanggal 20 Mei Diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, Simak Sejarahnya Berikut Ini JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM - Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Har...

Tanggal 20 Mei Diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional, Simak Sejarahnya Berikut Ini

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM - Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan semangat persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa. Lantas, apa sebenarnya Hari Kebangkitan Nasional itu? Mengapa diperingati setiap tanggal 20 Mei? Bagaimana sejarahnya hingga menjadi hari penting bagi bangsa Indonesia?

Hari Kebangkitan Nasional merupakan peringatan tahunan yang bertujuan untuk memelihara, menumbuhkan, dan menguatkan semangat gotong royong sebagai landasan dalam pembangunan negara. Peringatan ini memiliki kaitan erat dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo, sebuah gerakan yang menjadi tonggak awal perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Sejarah Singkat Boedi Oetomo dan Kebangkitan Nasional

Boedi Oetomo didirikan pada tanggal 20 Mei 1908 oleh para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen), sekolah kedokteran di Batavia (Jakarta pada masa itu). Organisasi ini digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan dipelopori oleh Soetomo, seorang mahasiswa STOVIA.

Latar belakang berdirinya Boedi Oetomo adalah keprihatinan mendalam terhadap kondisi bangsa Indonesia yang telah lebih dari 300 tahun berada di bawah penjajahan Belanda. Para mahasiswa STOVIA melihat bahwa pendidikan dan kesadaran nasional adalah kunci untuk membebaskan diri dari belenggu penjajahan.

Awalnya, Boedi Oetomo fokus pada bidang pendidikan dan kebudayaan. Tujuannya adalah untuk memajukan pengajaran, pertanian, peternakan, perdagangan, dan industri. Namun, seiring berjalannya waktu, Boedi Oetomo mulai bergerak di bidang politik.

Boedi Oetomo dan Pengaruhnya dalam Pergerakan Nasional

Pada tahun 1915, Boedi Oetomo mulai menunjukkan keterlibatannya dalam dunia politik. Organisasi ini menjadi wadah bagi kaum intelektual untuk menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan bangsa.

Boedi Oetomo dikenal sebagai gerakan nasionalisme yang memiliki karakteristik di bidang politik, terutama karena berlangsungnya Perang Dunia I. Perang tersebut memicu kesadaran akan pentingnya kemerdekaan dan hak untuk menentukan nasib sendiri.

Meskipun Boedi Oetomo didirikan oleh kalangan atas suku Jawa dan Madura, organisasi ini memiliki pengaruh yang besar dalam membangkitkan semangat nasionalisme di seluruh Indonesia. Boedi Oetomo menjadi inspirasi bagi berdirinya organisasi-organisasi pergerakan nasional lainnya, seperti Sarekat Islam, Indische Partij, dan Perhimpunan Indonesia.

Hari Kebangkitan Nasional Sebagai Momentum Persatuan

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional setiap tanggal 20 Mei menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan sejarah perjuangan kemerdekaan. Semangat persatuan dan kesatuan yang digelorakan oleh Boedi Oetomo harus terus dijaga dan dilestarikan.

Dalam konteks pembangunan negara saat ini, semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama. Hari Kebangkitan Nasional mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan cita-cita bangsa.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata dan berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia. Semangat Kebangkitan Nasional harus terus berkobar dalam setiap diri kita, demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Sumber: tribunnews.com