Tanggal 17 Juli 2024 Memperingati Hari Apa? - KOMPAS.com
17 Juli 2024: Hari Keadilan Internasional dan Sejarah Emoji yang Mendunia JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 17 Juli 2024 jatuh pada hari Rabu, menyimpan makna penting sebagai Hari Keadilan Internasional....
17 Juli 2024: Hari Keadilan Internasional dan Sejarah Emoji yang Mendunia
JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 17 Juli 2024 jatuh pada hari Rabu, menyimpan makna penting sebagai Hari Keadilan Internasional. Peringatan global ini menjadi momentum untuk merefleksikan upaya penegakan keadilan di seluruh dunia. Selain itu, tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Emoji Sedunia, sebuah perayaan unik atas simbol-simbol yang memperkaya komunikasi digital kita.
Hari Keadilan Internasional: Mengenang Statuta Roma dan Perjuangan Keadilan Global
Hari Keadilan Internasional, yang juga dikenal sebagai Hari Peradilan Pidana Internasional atau International Justice Day, diperingati setiap tanggal 17 Juli. Latar belakang peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keadilan internasional, terutama dalam menanggapi kasus-kasus kejahatan berat yang berdampak lintas negara.
Tanggal 17 Juli dipilih sebagai Hari Keadilan Internasional untuk memperingati diadopsinya Statuta Roma pada tanggal 17 Juli 1998. Statuta Roma merupakan perjanjian yang mendasari pendirian Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), sebuah pengadilan yang bertujuan untuk mengadili individu yang melakukan kejahatan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi.
Peringatan ini menjadi pengingat akan pentingnya hukum yang berkeadilan, penghormatan terhadap hak-hak korban, serta pencegahan kejahatan yang mengancam perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan global. Hari Keadilan Internasional juga menjadi platform untuk diskusi dan aksi dalam mendukung sistem peradilan pidana internasional yang efektif dan akuntabel.
Hari Emoji Sedunia: Sejarah dan Evolusi Simbol Emosi di Era Digital
Selain Hari Keadilan Internasional, tanggal 17 Juli juga diperingati sebagai Hari Emoji Sedunia. Emoji, simbol-simbol kecil yang mengekspresikan emosi dan ide, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari komunikasi digital modern.
Peringatan Hari Emoji Sedunia merupakan perayaan global yang tidak resmi. Tujuannya adalah untuk merayakan keberadaan emoji dan peranannya dalam memperkaya cara kita berkomunikasi secara online. Emoji memungkinkan pengguna untuk menyampaikan perasaan dan emosi dengan lebih efektif, terutama dalam percakapan jarak jauh.
Sejarah emoji bermula pada November 1977, ketika operator telepon Jepang, SoftBank, meluncurkan SkyWalker DP-2211SW, perangkat yang dilengkapi dengan set emoji pertama. Namun, set emoji pertama yang lebih dikenal luas diciptakan oleh desainer Shigetaka Kurita pada tahun 1999. Kurita menciptakan 176 gambar sederhana untuk memfasilitasi komunikasi di platform internet seluler Docomo yang baru.
Sejak saat itu, emoji terus berkembang dan berinovasi, dengan ribuan simbol yang mewakili berbagai emosi, objek, dan konsep. Emoji telah menjadi bahasa universal di era digital, memungkinkan orang dari berbagai budaya dan bahasa untuk berkomunikasi dengan lebih mudah dan ekspresif.
Kesimpulan
Tanggal 17 Juli memiliki makna ganda, sebagai Hari Keadilan Internasional yang mengingatkan kita akan pentingnya penegakan hukum dan keadilan global, serta Hari Emoji Sedunia yang merayakan inovasi dalam komunikasi digital. Kedua peringatan ini mencerminkan perkembangan penting dalam peradaban manusia, baik dalam upaya menciptakan dunia yang lebih adil maupun dalam cara kita berinteraksi satu sama lain di era digital.
Sumber: nasional.kompas.com