Tanggal 14 Juli Momen Bastille Day di Perancis, Bagaimana Sejarahnya?
KOMPAS.com- Setiaptanggal 14 Juli, masyarakatPerancismerayakanBastille Daysebagai hari nasional. Tanggal ini merujuk pada peristiwa penting yang terjadi pada 14 Juli 1789, ketika sekelompok warga Pari...
KOMPAS.com- Setiaptanggal 14 Juli, masyarakatPerancismerayakanBastille Daysebagai hari nasional.
Tanggal ini merujuk pada peristiwa penting yang terjadi pada 14 Juli 1789, ketika sekelompok warga Paris menyerbupenjara Bastille.
Aksi tersebut menjadi pemicu pecahnyaRevolusi Perancisdan mengubah jalannya sejarah negara itu menuju bentuk republik.
Bastille Day juga mencerminkan penolakan terhadap kekuasaan mutlak raja serta sistem sosial yang mengekang.
Sejak saat itu,Bastille Day 14 Julidikenang sebagai momen dimulainya perubahan besar dalam kehidupan politik dan masyarakat Perancis.
PadaBastille Day 2025,kontingen Indonesiaturut merayakan hari tersebut di Perancis dengan mengirim 504 orang yang terdiri dari prajurit TNI dan Polri.
Baca juga:Deklarasi HAM dan Warga Negara, Dokumen Hasil Revolusi Perancis
Merangkum lamanBritannicadanHistory.com, Bastille awalnya dibangun pada abad ke-14 di tengah berlangsungnya Perang Seratus Tahun antara Perancis dan Inggris.
Letaknya di sisi timur kota Paris dirancang sebagai benteng pertahanan.
Bangunan Bastille memiliki struktur yang kokoh, dengan tembok setinggi 30 meter dan dikelilingi oleh parit lebar.
Penjaga Bastille terdiri dari pasukan kerajaan dan tentara sewaan asal Swiss. Meskipun dirancang untuk keperluan militer, fungsi Bastille berubah menjadi penjara negara pada abad-abad berikutnya.
Penjara Bastilledigunakan untuk menahan orang-orang tanpa proses hukum. Beberapa di antaranya merupakan tokoh intelektual seperti Voltaire.
Banyak tahanan dimasukkan atas perintah langsung raja, tanpa adanya pengadilan. Kondisi ini menjadikan Bastille sebagai simbol kekuasaan sewenang-wenang dan ketidakadilan sistem monarki Perancis saat itu.
Baca juga:Mengapa Revolusi Perancis Menjadi Penyebab Berkembangnya Liberalisme?
Menjelang akhir abad ke-18, penggunaan Bastille sebagai penjara mulai ditinggalkan. Rencana pembongkaran bangunan tersebut bahkan sudah disiapkan.
Namun, suasana politik dan sosial di Perancis pada masa itu sedang memanas. Ketimpangan ekonomi dan kelaparan membuat rakyat Paris semakin gelisah.
Pada 14 Juli 1789, ratusan warga berkumpul di sekitar Bastille. Meski hanya terdapat tujuh tahanan saat itu, bangunan ini masih menyimpan banyak bubuk mesiu dan senjata.
Sumber: kompas.com