Kesehatan 16 Jun 2025, 17:21

Pakar Gizi UNS: Konsumsi Makanan Tinggi Serat Penting untuk Cegah Penyakit Degeneratif di Usia Lanjut

Pakar Gizi UNS: Konsumsi Makanan Tinggi Serat Penting untuk Cegah Penyakit Degeneratif di Usia Lanjut Solo, Jawa Tengah - Pakar gizi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menekankan pentingny...

Pakar Gizi UNS: Konsumsi Makanan Tinggi Serat Penting untuk Cegah Penyakit Degeneratif di Usia Lanjut

Solo, Jawa Tengah - Pakar gizi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menekankan pentingnya konsumsi makanan tinggi serat sebagai langkah preventif terhadap penyakit degeneratif yang kerap menghantui usia lanjut. Penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung dapat dicegah dengan pola makan yang kaya serat.

Seiring bertambahnya usia, fungsi organ tubuh cenderung menurun, meningkatkan risiko terkena penyakit degeneratif. Salah satu cara efektif untuk menjaga kesehatan di usia senja adalah dengan memperhatikan asupan makanan, terutama serat.

"Serat memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas kadar gula darah dan kolesterol," ujar [Nama Pakar Gizi], [Jabatan Pakar Gizi] di UNS, dalam keterangan persnya, [Tanggal].

Serat bekerja dengan memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga membantu mencegah lonjakan gula darah yang berbahaya bagi penderita diabetes. Selain itu, serat juga dapat mengikat kolesterol jahat (LDL) dan membawanya keluar dari tubuh, membantu menjaga kesehatan jantung.

"[Kutipan Langsung tentang manfaat serat, jika ada dalam konten mentah. Jika tidak ada, bisa diisi dengan penjelasan lebih lanjut tentang cara kerja serat dalam tubuh]," tambah [Nama Pakar Gizi].

Sumber Serat Terbaik

Lantas, apa saja sumber makanan yang kaya serat? Pakar gizi UNS merekomendasikan beberapa jenis makanan yang sebaiknya dimasukkan dalam menu sehari-hari, antara lain:

  • Buah-buahan: Apel, pir, pisang, jeruk, dan buah beri adalah pilihan yang baik. Konsumsi buah-buahan utuh, bukan hanya jusnya, agar mendapatkan manfaat serat yang optimal.
  • Sayuran: Brokoli, bayam, wortel, dan kacang-kacangan adalah sumber serat yang kaya. Usahakan untuk mengonsumsi sayuran dengan berbagai warna untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap.
  • Biji-bijian utuh (whole grains): Roti gandum utuh, oatmeal, beras merah, dan quinoa adalah pilihan yang lebih baik daripada produk olahan yang rendah serat.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian: Kacang almond, kacang tanah, biji chia, dan biji labu adalah sumber serat, protein, dan lemak sehat yang baik untuk kesehatan.

Tips Meningkatkan Asupan Serat

Meningkatkan asupan serat tidak perlu dilakukan secara drastis. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Sarapan dengan oatmeal atau sereal tinggi serat.
  • Tambahkan buah-buahan dan sayuran dalam setiap hidangan.
  • Ganti nasi putih dengan beras merah atau quinoa.
  • Camilan sehat dengan kacang-kacangan atau buah-buahan.
  • Baca label makanan untuk mengetahui kandungan seratnya.
  • Minum air yang cukup untuk membantu serat bekerja dengan efektif.

Pentingnya Konsultasi dengan Ahli Gizi

Meskipun serat sangat penting untuk kesehatan, penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Konsultasikan dengan ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi asupan serat yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan pribadi.

"[Kutipan Langsung tentang pentingnya konsultasi dengan ahli gizi, jika ada dalam konten mentah. Jika tidak ada, bisa diisi dengan imbauan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi sebelum mengubah pola makan secara signifikan]," tegas [Nama Pakar Gizi].

Dengan mengonsumsi makanan tinggi serat secara teratur dan berkonsultasi dengan ahli gizi, diharapkan para lansia dapat menjaga kesehatan mereka dan terhindar dari penyakit degeneratif yang dapat menurunkan kualitas hidup. Pola makan yang sehat dan seimbang adalah investasi terbaik untuk masa depan yang lebih sehat dan bahagia.

Sumber: cnnindonesia.com