Nasional 07 Jul 2025, 13:57

Hari Pustakawan Nasional pada 7 Juli, Simak Sejarah dan Maknanya

KOMPAS.com- Setiap tanggal 7 Juli, terdapat peringatanHari PustakawanNasional. Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada Senin (7/7/2025) ini. Adapun peringatan ini menjadi momen penting untuk mengena...

KOMPAS.com- Setiap tanggal 7 Juli, terdapat peringatanHari PustakawanNasional. Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada Senin (7/7/2025) ini.

Adapun peringatan ini menjadi momen penting untuk mengenang, sekaligus mengenali peran pustakawan dalam menjaga literasi dan akses informasi di masyarakat.

Bayangkan, bagaimana jika tak ada pustakawan ketika kamu membutuhkan buku tertentu, atau ketika kamu ingin mendaftar menjadi anggota.

Kompas.com/Silvita AgmasariIlustrasi Perpustakaan Nasional. Setiap 7 Juli memperingati Hari Pustakawan Nasional, diputuskan berdasarkan hari lahirnya Ikatan Pustakawan Nasional (IPI) pada tanggal 7 Juli 1973.

DilaporkanKompas.com, Senin (7/7/2025),Hari Pustakawan Nasionaldiputuskan berdasarkan hari lahirnya Ikatan Pustakawan Nasional (IPI) pada tanggal 7 Juli 1973.

IPI adalah organisasi profesi pustakawan di Indonesia yang didirikan dalam Kongres Pustakawan Indonesia dan diselenggarakan di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, dikutip dari lamanPerpustakaan Nasional.

Hari Pustakawan Nasional diresmikan pada tahun 1990 oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Oleh sebab itu, setiap tanggal 7 Juli, Indonesia memperingati Hari Pustakawan juga hari lahirnya IPI.

Peringatan Hari Pustakawan Nasional ini berkaitan dengan pendirian organisasi profesi pustakawan. Profesi ini tercantum dalam Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Dalam UU tersebut, tercantum bahwa pustakawan adalah individu yang telah mendapatkan pendidikan dan pelatihan khusus di bidang kepustakawanan, dan memiliki tugas penting dalam mengelola serta menyediakan layanan perpustakaan.

Hari Pustakawan tak hanya jadi ajang perayaan seremonial, tapi juga momen penting untuk mengapresiasi pustakawan di seluruh Indonesia.

Mereka adalah penghubung antara masyarakat dan dunia informasi, baik fisik maupun digital.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa mereka adalah garda depan dalam membangun budaya literasi bangsa.

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

Sumber: lifestyle.kompas.com