Cuaca Hari Ini Jumat 11 Juli 2025: Jakarta dan Sekitarnya Berawan Tebal
Cuaca Hari Ini Jumat 11 Juli 2025: Jakarta dan Sekitarnya Berawan Tebal Jakarta, 11 Juli 2025 - Warga Jakarta dan sekitarnya, bersiaplah untuk hari yang didominasi awan tebal. Badan Meteorologi, Klima...
Cuaca Hari Ini Jumat 11 Juli 2025: Jakarta dan Sekitarnya Berawan Tebal
Jakarta, 11 Juli 2025 - Warga Jakarta dan sekitarnya, bersiaplah untuk hari yang didominasi awan tebal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar langit Jakarta akan berawan tebal pada Jumat (11/7/2025) pagi ini. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga siang hari, sebelum berpotensi cerah berawan pada malam harinya.
Prakiraan Cuaca di Wilayah Penyangga Jakarta
Kondisi cuaca di wilayah penyangga Ibu Kota juga bervariasi. Bekasi diprediksi akan mengalami langit berawan tebal pada pagi dan siang hari, sementara malam harinya diperkirakan cerah berawan. Depok dan Bogor juga diprediksi berawan tebal pada pagi dan siang hari, kemudian berawan pada malam hari. Sementara itu, Tangerang diperkirakan akan berawan tebal pada pagi dan siang hari, dan cerah berawan pada malam hari.
Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang dikutip dari laman resmi BMKG:
- Jakarta: Berawan tebal (pagi-siang), Cerah berawan (malam)
- Bekasi: Berawan tebal (pagi-siang), Cerah berawan (malam)
- Depok: Berawan tebal (pagi-siang), Berawan (malam)
- Bogor: Berawan tebal (pagi-siang), Berawan (malam)
- Tangerang: Berawan tebal (pagi-siang), Cerah berawan (malam)
Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam sepekan ke depan, terutama di Pulau Jawa dan Jabodetabek.
"Pada sepekan ke depan, BMKG mewaspadai cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah, terutama di Pulau Jawa bagian barat dan tengah, termasuk Jabodetabek," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam konferensi pers daring pada Senin (7/7/2025).
Selain Jawa, cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Maluku bagian Tengah, dan Papua bagian tengah dan utara.
"Periode 10-12 Juli 2025, potensi hujan signifikan diperkirakan akan bergeser ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur seiring dengan pergeseran gangguan atmosfer dan distribusi kelembapan tropis," lanjut Dwikorita.
Banjir di Bogor Akibat Hujan Ekstrem
Dwikorita juga menjelaskan mengenai penyebab banjir yang terjadi di Kabupaten Bogor pada 5 Juli 2025. Menurutnya, banjir tersebut diakibatkan oleh hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.
"Pada 5 Juli 2025, hujan intensitas lebih dari 100 mm per hari (lebat hingga sangat lebat) di wilayah Bogor, Mataram, dan sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan. Hujan ekstrem tersebut berdampak kepada banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang," jelas Dwikorita.
Hujan lebat juga tercatat terjadi di wilayah Tangerang dan Jakarta Timur yang mengakibatkan genangan air, kerusakan infrastruktur, dan gangguan aktivitas masyarakat. Pada 6 Juli 2025, hujan kembali terjadi secara luas di wilayah Jakarta dan sekitarnya, terutama Tangerang, yang menyebabkan genangan air, antrean lalu lintas, serta peningkatan potensi bencana hidrometeorologi. Intensitas hujan lebat tercatat lebih dari 100 mm per hari, bahkan mencapai 150 mm per hari di daerah Puncak, Jawa Barat.
Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mengatasi Cuaca Ekstrem
Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, operator transportasi, dan pihak lain sebagai tindak lanjut atas kondisi cuaca ekstrem ini.
Bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BMKG juga akan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai respons terhadap cuaca ekstrem yang berdampak kepada masyarakat.
"Operasi Modifikasi Cuaca di DKI Jakarta dan Jawa Barat dilaksanakan mulai hari ini (7/7) dan direncanakan sampai tanggal 11. Tentu nanti kami akan lihat perkembangan cuacanya. Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dan BNPB sebagai pihak yang menyediakan anggaran," jelasnya.
Dengan adanya prakiraan cuaca ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mempersiapkan diri dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Pantau terus informasi cuaca terkini dari BMKG untuk mendapatkan perkembangan terbaru.
Sumber: liputan6.com