Cara Jitu Bikin Anak Pintar Kata Wamendikti Stella Christie
KOMPAS.com- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti saintek) Stella Christie membagikan cara jitu membuat anak agar menjadi pintar. Profesor di bidang ilmu kognitif di Tsingh...
KOMPAS.com- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti saintek) Stella Christie membagikan cara jitu membuat anak agar menjadi pintar.
Profesor di bidang ilmu kognitif di Tsinghua University ini menuturkan, menurut kacamata sains cara yang paling jitu untuk membuat anak pintar ternyata adalah cara yang paling mudah dan murah.
"Yaitu dengan sering-sering berbicara dan berdiskusi dengan anak," ungkapWamendikti Stella Christie, dikutip dari video di akun Instagram @prof.stellachristie, Selasa (22/7/2025).
Baca juga:Hari Anak Nasional Tanggal 23 Juli, Apakah Libur Sekolah?
Dalam rangkaHari Anak Nasionalpada 23 Juli 2025, Wamendikti saintek mengajak para orangtua untuk mulai menjadi pendengar dan juga rekan diskusi bagi buah hati.
"Mari kita mulai mendengarkan dan berdiskusi dengan anak-anak kita," pesan Stella.
Pada Februari lalu Wamendikti saintek sempat angkat bicara soal hasil studi Richard Lynn dan David Becker yang dipublikasikan dalam buku mereka The Intelligence of Nations" tahun 2019.
Hasil studi menyebut bahwa rata-rata IQ orang Indonesia adalah 78.
Stella mengingatkan untuk tak mempercayai studi tersebut karena karya tersebut ditolak sebagai sebuah penelitian.
Baca juga:Link Unduh Logo dan Tema Hari Anak Nasional atau HAN 2025
Ia meminta masyarakat untuk tidak terlalu berfokus pada angka IQ karena masih dapat berubah dan meningkat dengan cara belajar.
“Itu kita akan selalu berpikir, oh anak itu tidak pintar. Karena IQ itu kan fiks. Kita dari lahir sudah mempunyai IQ yang cukup tinggi, kemampuan yang cukup tinggi untuk matematika. Orang Indonesia, kita lupakan saja itu IQ, tapi nilai-nilai ulangan, tes, itu penting. Karena itu bisa kita dengan pelajaran, dengan cara belajar, itu kita tingkatkan. Tapi kalau IQ itu saya rasa akan menyesatkan pemikiran kita semua,” jelasnya saat menjadi narasumber dalam program Naratama di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025).
Adapun puncak peringatan Hari Anak Nasional 2025 akan dilaksanakan bertepatan dengan perayaan tersebut di RTH Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Baca juga:30 Ucapan Hari Anak Nasional 2025, Penuh Makna dan Harapan
Acara disiarkan secara live di YouTube Kemen PPPA Ri mulai pukul 08.00 WIB.
Sumber: kompas.com