Teknologi & Sains 14 Jun 2025, 05:13

BRIN Kembangkan Alat Pendeteksi Gempa Bumi Dini Berbasis AI, Dipasang di Wilayah Rawan

BRIN Kembangkan Alat Pendeteksi Gempa Bumi Dini Berbasis AI, Dipasang di Wilayah Rawan JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan inovasi terbaru dalam mitigasi benca...

BRIN Kembangkan Alat Pendeteksi Gempa Bumi Dini Berbasis AI, Dipasang di Wilayah Rawan

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan inovasi terbaru dalam mitigasi bencana gempa bumi, yaitu alat pendeteksi gempa bumi dini yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Alat ini dirancang untuk memberikan peringatan lebih cepat kepada masyarakat di wilayah-wilayah rawan gempa di seluruh Indonesia.

Pengembangan alat ini merupakan respons terhadap tingginya risiko gempa bumi di Indonesia, yang terletak di jalur cincin api Pasifik. Dengan teknologi AI, alat ini diharapkan mampu menganalisis data seismik secara lebih cepat dan akurat, sehingga peringatan dini dapat disebarluaskan sebelum guncangan kuat terjadi.

"Alat pendeteksi gempa bumi dini ini adalah wujud komitmen BRIN untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat Indonesia dari ancaman bencana alam," ujar [Nama Ilmuwan BRIN, jika ada dalam sumber lain], kepala tim peneliti BRIN yang mengembangkan alat ini.

Alat ini bekerja dengan cara memantau aktivitas seismik melalui sensor-sensor yang ditempatkan di berbagai titik strategis di wilayah rawan gempa. Data yang terkumpul kemudian diolah oleh sistem AI untuk mendeteksi pola-pola yang mengindikasikan potensi terjadinya gempa bumi.

Keunggulan utama dari alat ini adalah kemampuannya untuk memberikan peringatan dini dengan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan sistem konvensional. Dalam situasi gempa bumi, setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi kerusakan.

"Dengan peringatan dini yang lebih cepat, masyarakat memiliki waktu yang lebih banyak untuk melakukan evakuasi dan mengambil tindakan pencegahan lainnya," jelas [Nama Ilmuwan BRIN].

BRIN berencana untuk memasang alat pendeteksi gempa bumi dini ini di berbagai wilayah rawan gempa di seluruh Indonesia. Prioritas akan diberikan kepada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi dan sejarah gempa bumi yang sering terjadi.

Selain mengembangkan alat pendeteksi gempa bumi dini, BRIN juga terus melakukan penelitian dan pengembangan teknologi lainnya untuk mitigasi bencana alam. Hal ini sejalan dengan visi BRIN untuk menjadi lembaga riset yang berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa.

"Kami berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia dan membantu mengurangi dampak buruk dari bencana gempa bumi," pungkas [Nama Ilmuwan BRIN].

Pengembangan alat pendeteksi gempa bumi dini berbasis AI ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya mitigasi bencana di Indonesia. Dengan teknologi yang semakin canggih, diharapkan Indonesia dapat lebih siap menghadapi ancaman gempa bumi dan melindungi masyarakat dari dampaknya.

Sumber: tekno.tempo.co